Transaksi Yang Bisa Dilakukan Di Metaverse

Admin
18 Agustus 2022
Artikel | 65 0

Transaksi Yang Bisa Dilakukan Di Metaverse | Crypstocks
Transaksi Yang Bisa Dilakukan Di Metaverse

Metaverse yakni teknologi dengan sistem Augmented Reality (AR) yang memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain secara virtual. Transaksi yang bisa dilakukan di metaverse pun juga hanya secara virtual. Metaverse sering diartikan sebagai simulasi dunia nyata manusia yang diimplementasikan ke dunia maya atau internet.

 

Ketahui Transaksi Yang Bisa Dilakukan Di Metaverse

Metaverse juga kian menjadi perbincangan ketika CEO Facebook Mark Zuckerberg mengubah nama Facebook menjadi Meta, yang diambil dari kata "Metaverse". Zuckerberg membeberkan bahwa metaverse sendiri adalah perwujudan dari internet.

Dalam metaverse, pengguna bisa membuat avatar sesuai keinginannya. Avatar 3D merupakan replika atau gambaran pengguna dalam bentuk animasi 3D. Avatar ini bisa dipakai sebagai representasi pengguna di internet. Dalam dunia virtual ini, pengguna bisa melakukan banyak bentuk kegiatan dalam bentuk virtual seperti berkumpul, mengadakan rapat, bekerja, bermain, mengadakan suatu acara, transaksi yang bisa dilakukan di metaverse, menonton konser, online, shop bahkan membeli properti virtual.

Seperti misalnya pengguna bisa melakukan online shop dengan menjajal baju yang diinginkan secara digital di metaverse, kemudian melakukan order dan dikirim ke alamat rumah di dunia nyata.  Metaverse juga mempunyai hubungan dengan aset kripto. Aset kripto itulah yang berguna sebagai alat transaksi jual beli dalam Metaverse.

Sampai sekarang ini, terdapat beberapa transaksi yang bisa dilakukan di metaverse menggunakan aset kripto yang telah terhubung dengan Metaverse seperti Decentraland (MANA) dan Sandbox (SAND). Metaverse pun membuka peluang investasi properti digital yang memungkinkan pengguna bisa membeli tanah virtual di metaverse. Walaupun nasib kedepannya masih belum bisa diprediksi, akan tetapi Metaverse sendiri sudah memikat banyak investor.

Untuk melakukan beragam kegiatan tersebut di metaverse, pengguna perlu menggunakan alat tambahan berupa kacamata Virtual Reality (VR) dan sarung tangan berteknologi heptic. Dukungan audio pun dapat dibutuhkan untuk menunjang pengalaman "berkunjung" di metaverse. Kacamata VR, sarung tangan heptic, dan audio dapat menciptakan pengalaman realistik layaknya dunia nyata, seperti melihat pemandangan, mendengar suara, merasakan aneka sentuhan, transaksi yang bisa dilakukan di metaverse dan sensasi lainnya.

Terdapat juga istilah atau arti metaverse sebenarnya pertama kali muncul dalam novel fiksi ilmiah yakni Snow Crash karya Neal Stephenson tahun 1992. Novel tersebut menggambarkan manusia yang direpresentasikan dengan avatar dan bisa saling berinteraksi dalam ruang 3D.

 

Terwujudnya Dunia Metaverse

Mewujudkan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse ini tentunya harus melalui proses yang tidak praktis dan mudah. Menurut CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg, perlu 10 hingga 15 tahun untuk membangunnya. Pasalnya dalam hal ini butuh kolaborasi antar-perusahaan.  

Akan tetapi, sejauh ini eksperimen transaksi yang bisa dilakukan di metaverse sudah mulai dilakukan oleh Facebook untuk kebutuhan bekerja dan komunikasi. Salah satunya terdapat ruang kantor berbasis VR bernama Horizon Workrooms.  Ruang kantor berbasis virtual ini menyediakan ruang pertemuan virtual yang bisa dipakai sebagai sarana tatap muka secara online.

Aplikasi tersebut dioperasikan melalui headset VR OCulus Quest 2 buatan Facebook.  Prinsip kerjanya, partisipan yang ada di ruang rapat virtual akan diilustrasikan dengan avatar 3D. Selain itu juga memungkinkan user untuk melakukan video call yang nantinya akan dimunculkan dalam layar presentasi virtual.

Horizon Workrooms pun dilengkapi dengan papan tulis yang bisa dipakai untuk menulis materi rapat dengan mengandalkan controller dari Oculus Quest 2.  Selain Facebook, perusahaan raksasa elektronik Samsung pun mewujudkan toko virtualnya yang dinamakan Samsung 837X.

Untuk bisa mengunjungi toko virtual Samsung 837X ini, user harus login di situs web Decentraland. Terdapat pula Toko virtual Samsung 837X yang sebenarnya mempunyai toko fisik yang berlokasi di 837 Washington Street 837, Distrik Meatpacking, New York, Amerika Serikat.

Selain kedua perusahaan tersebut, ada beberapa perusahaan lain yang ikut serta bereksperimen dengan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse. Beberapa di antaranya yakni Epic Games, sebuah perusahaan pengembang game battle royale, Fortnite.  Bahkan dalam beberapa waktu lalu, Fortnite menggelar konser virtual dengan menggandeng beberapa musisi papan atas seperti Marshmello, J Balvin, Travis Scott, dan Ariana Grande.  

 

Peluang Metaverse di Indonesia

Sedangkan di Indonesia sendiri, pengembangan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse diprediksi akan memiliki peluang yang tinggi. Pembangunan metaverse ini memerlukan waktu yang terbilang lama dan dilakukan secara bertahap. Pemerintah akan berkolaborasi dengan perusahaan perangkat lunak asal Indonesia WIR Group untuk bisa mewujudkannya.

Dilansir dari situs resmi Kominfo, pemerintah akan mendorong kolaborasi multi pihak untuk merintis dan merealisasikan Multiverse versi Indonesia yang diharapkan supaya memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia pada era digital kini.

 

Mengenal Metaverse Crypto

Apa itu Metaverse dan apa saja pengaruhnya terhadap dunia crypto? Berikut ini sedikit penjelasannya. Kamu perlu mengetahui bahwa dalam dunia virtual tentu kamu harus melakukan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse. Nah, Cryptocurrency inilah yang sekarang menjadi alat transaksi di dalam dunia metaverse.

Itulah mengapa kedua istilah tersebut saling memiliki keterkaitan dan muncul istilah metaverse cryptoMetaverse merupakan sebuah dunia virtual dimana penggunanya dapat saling berinteraksi secara real time dengan pengguna lain menggunakan avatar atau representasi grafis dari penggunanya.

Metaverse pada dasarnya adalah ruang digital yang menawarkan banyak aktivitas serupa dengan pengalaman di dunia nyata. Sebuah dunia virtual dapat disebut metaverse yang lengkap apabila dia menawarkan banyak kegiatan berbeda, transaksi yang bisa dilakukan di metaverse dan tidak fokus terhadap satu hal saja.

Kata 'metaverse' sendiri pertama kali dipakai dalam novel cyberpunk ikonik milik Neal Stephenson berjudul “Snow Crash”, yang terbit pada tahun 1992 silam. Metaverse ingin menawarkan beragam aktivitas bagi penggunanya contohnya seperti hiburan, aktivitas jual-beli, dan beragam jenis aktivitas komunal lainnya.

Dalam hal ini, layaknya perpanjangan dari dunia nyata dan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse seperti kegiatan normal dilakukan sehari-hari. Perlu diketahui bahwa tidak semua pengalaman yang menawarkan dunia virtual atau digital dapat kamu sebut sebagai metaverse.

Sebuah dunia virtual harus memenuhi beberapa karakteristik supaya dapat kita kategorikan sebagai sebuah metaverse, di antaranya yakni:

· Live dan real-time

Sebuah metaverse wajib mempunyai ‘waktunya sendiri’ yang terus berjalan, sama layaknya di dunia nyata. Ia juga tersinkronisasi terus menerus secara real time.

· Berkelanjutan

Tidak berhenti, tidak mempunyai jeda, dan tidak berakhir. Metaverse adalah pengalaman berkelanjutan yang mempunyai kemungkinan tak terbatas dan tidak mempunyai akhir.

· Aktivitas tak terbatas

Metaverse adalah ruang virtual dengan beragam macam aktivitas mulai dari hiburan, pekerjaan, bahkan bisnis. Sederhananya, aktivitas ini dibuat oleh penggunanya, bisnis, dan bahkan oleh pemerintah dengan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse.

· Ekonomi yang fungsional

Sistem transaksi yang bisa dilakukan di metaverse yang fungsional dan memiliki manfaat bagi penggunanya adalah sebuah karakteristik yang wajib dimiliki oleh sebuah Metaverse.

 

Pentingnya Aset Kripto Dalam Metaverse

Sebagai platform yang bertujuan membawa kehidupan nyata ke dalam dunia virtual, teknologi blockchain dan kripto memiliki fungsi untuk menjalankan aspek transaksi yang bisa dilakukan di metaverse. Kripto dan blockchain yang memastikan keamanan transaksi serta perlindungan data, seiring dengan perkembangan model ekonomi play-to-earn dalam beragam game berbasis Metaverse serta aplikasi yang sejenis.

Transaksi yang bisa dilakukan di metaverse menggunakan aset kripto akan mempermudah kegiatan transaksi sebab sistemnya yang terdesentralisasi dan cepat. Teknologi NFT atau non-fungible token juga memastikan otentisitas dari setiap aset yang dimiliki oleh para pengguna dunia virtual tersebut, yang bisa ditukarkan dan diperjualbelikan kepada pengguna lainnya.

Di sisi lain, perkembangan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse pun dipercaya akan semakin mendorong adopsi kripto bagi masyarakat umum. Kini Facebook pun telah membuka akses bagi orang untuk memasuki platform VR (virtual reality) sosialnya, Horizon Worlds. Walau demikian, Horizon Worlds masih sangat eksperimental, langkah ini menunjukkan keseriusan Facebook mengembangkan metaverse dan akan semakin mendorong popularitas transaksi yang bisa dilakukan di metaverse kepada publik.

 

Hal yang Dapat Dilakukan Dalam Metaverse

· Hiburan

Sekarang ini, kebanyakan metaverse yang sudah siap berdiri masih sangat berfokus kepada industri game dan hiburan. Metaverse seperti the Sandbox dan My Neighbor Alice adalah game dengan pemain yang dapat mencapai ratusan orang dalam waktu yang bersamaan. Hal ini adalah salah satu aspek penting dalam transaksi yang bisa dilakukan di metaverse yang memberikan game dengan elemen sosial yang interaktif.

· Bisnis

Perusahaan-perusahaan besar dapat memfungsikan Metaverse untuk menjual dan memamerkan produk mereka dalam bentuk digital. Brand besar seperti Adidas sudah membeli hak atas tanah di dalam the Sandbox dengan rencana ingin membuat pameran virtual dan pada akhirnya akan membuka toko digital.

Pengalaman virtual ini nantinya dapat digabungkan transaksi yang bisa dilakukan di metaverse dengan hadiah atau produk fisik yang akan memikat lebih banyak orang. Dunia metaverse pada dasarnya membuka kesempatan bagi banyak industri untuk memfungsikan ruang digital sebagai tempat memasarkan produk serta brand mereka.

· Komunitas

Metaverse dapat menjadi tempat beragam komunitas berkumpul dan membicarakan hal-hal yang mereka gemari. Metaverse memberikan ruangan virtual baru di mana beragam aktivitas sosial dapat terjadi.

Bagaimana, apakah sejauh ini kalian mulai tertarik untuk memasuki lingkup ruang virtual dalam Metaverse? Atau mungkin kamu berminat tapi masih belum benar-benar paham seputar Metaverse beserta mata uang digitalnya? Tenang, kami akan rekomendasikan kelas mentoring online untuk kamu yang ingin belajar lebih jauh.

Crypstocks yakni kelas mentoring online tentang transaksi yang bisa dilakukan di metaverse yakni cryptocurrency, NFT dan metaverse itu sendiri. Kamu bisa belajar sebagai pemula dari level beginner, intermediate hingga advance. Selain itu ada pula kelas private group. Crypstocks menawarkan beberapa jenis kelas sebagai berikut:

· Class A (Advance)

· Class B (Intermediate)

· Class C (Beginner)

· Private Group

Private mentoring yang didampingi oleh Andy, S.Kom CBP, seorang Certified Bitcoin Professional yang telah mempelajari dunia metaverse serta transaksi yang bisa dilakukan di metaverse sejak 2017. Dengan harga yang kompetitif dan mentor berpengalaman. Kamu juga bisa belajar dimana pun dan kapan pun tanpa terikat waktu. Tertarik? Segera daftar di sini!

 

Jika ingin mengetahui informasi selengkapnya terlebih dahulu dapat menghubungi admin di nomor Whatsapp +6282261100707.


Share on:


Add Comment

Chat Here!