Exponential Moving Average dalam Cryptocurrency

Admin
01 Agustus 2022
Artikel | 79 0

Exponential Moving Average dalam Cryptocurrency | Crypstocks
Exponential Moving Average dalam Cryptocurrency

Ketika seorang trader hendak menyusun rencana dan strategi trading yang mereka butuhkan, mereka harus bisa membaca tren pasar dari suatu aset tertentu terlebih dahulu. Dalam hal ini, salah satu teknikal analisis yang bisa dilakukan adalah exponential moving average dalam cryptocurrency. Teknikal analisis ini termasuk salah satu jenis moving average yang perlu diketahui oleh para trader.

Pada dasarnya, pengertian dari moving average itu sendiri adalah suatu indikator yang sering digunakan dalam aktivitas analisis teknikal, yang dapat memperhalus dan menyederhanakan pergerakan harga rata-rata. Dengan demikian, akan menjadi hal yang wajar jika istilah ini telah banyak diketahui oleh para trader, khususnya yang sudah berpengalaman.

Nantinya, moving average seperti ini juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi arah tren pasar dari suatu aset tertentu serta menentukan level support dan resistance yang akurat. Dalam hal ini, moving average dapat dibagi menjadi 2 jenis yang berbeda yaitu simple moving average dan exponential moving average dalam cryptocurrency.

 

Perbedaan simple moving average dan exponential moving average dalam cryptocurrency

Melakukan aktivitas trading cryptocurrency memang bukanlah perkara yang mudah. Sebab, seorang trader harus bisa menyusun rencana dan strategi yang tepat, untuk memperoleh keuntungan yang sesuai dengan harapannya masing-masing. Dalam hal ini, salah satu strategi atau indikator yang bisa digunakan oleh para trader untuk melakukan trading adalah exponential moving average dalam cryptocurrency.

Kendati demikian, masih ada beberapa orang yang salah mengira bahwa exponential moving average dalam cryptocurrency sama saja dengan simple moving average. Padahal, meski kedua indikator ini sama-sama merupakan jenis indikator moving average, akan tetapi kedua istilah ini akan memiliki perbedaan yang cukup banyak. Sebagai informasi tambahan, berikut adalah penjelasan lengkapnya:

1. Simple Moving Average (SMA)

Mengawali pembahasan kita mengenai perbedaan simple moving average dan exponential moving average dalam cryptocurrency, kami akan membahas tentang pengertian dari simple moving average terlebih dahulu. Pada dasarnya, simple moving average atau yang biasa disingkat dengan tulisan SMA ini adalah rata-rata pergerakan aritmatikan yang dihitung dengan cara menambahkan harga terkini, setelah itu angka tersebut dapat dibagi dengan jumlah kurun waktu dalam rata-rata perhitungan yang ada.

Sebagai contoh, ketika ada seorang trader yang menambahkan harga penutupan aset untuk beberapa kurun waktu, kemudian trader tersebut akan membagi total ini dengan jumlah periode yang sama. Maka, nantinya rata-rata jangka pendek dari hal ini akan merespon dengan cepat. Respon yang cepat ini akan berpengaruh terhadap perubahan harga yang menjadi dasarnya.

Sementara itu, umumnya simple moving average juga akan disesuaikan dengan sebaik mungkin, karena rata-rata pergerakan aritmatika ini dapat dihitung untuk jumlah periode yang berbeda. Dengan begitu, simple moving average dapat membuat volatilitas lebih mudah untuk dilihat, dan para trader juga bisa lebih mudah untuk mengetahui tren harga sekuritas yang sedang berlaku.

Nantinya, ketika simple moving average bergerak ke arah atas, hal ini akan membuktikan bahwa harga aset sedang meningkat. Sementara jika simple moving average yang berlaku di dalamnya tersebut menunjuk ke arah bawah, maka hal ini menunjukkan bahwa harga aset sedang mengalami penurunan. Semakin lama time frame yang berlaku pada moving average, maka simple moving average tersebut akan semakin halus. Sebab, moving average jangka pendek tergolong lebih fluktuatif.

2. Exponential Moving Average (EMA)

Melanjutkan pembahasan tentang perbedaan simple moving average dan exponential moving average dalam cryptocurrency, di sini kami juga akan membahas tentang pengertian dari exponential moving average. Pada dasarnya, yang dimaksud dengan exponential moving average dalam cryptocurrency adalah jenis indikator moving average yang mampu menempatkan bobot lebih besar, serta signifikansi pada suatu titik data yang paling terbaru.

Saat ini, sudah ada banyak trader yang menyebut exponential moving average dalam cryptocurrency sebagai moving average tertimbang secara eksponensial. dan dapat bereaksi secara lebih signifikan terhadap perubahan harga yang sedang berlangsung. Jadi, bisa dibilang ini adalah perbedaan terbesar antara simple moving average dan exponential moving average dalam cryptocurrency.

Sebab, simple moving average hanya akan menerapkan bobot yang sama untuk segala jenis pengamatan yang terjadi pada kurun waktu tersebut. Hal ini berbeda dengan exponential moving average yang sering dijadikan sebagai angka rata-rata jangka pendek terpopuler, yang dapat dikutip maupun dianalisis.

Dalam hal ini, exponential moving average dalam cryptocurrency juga bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu EMA 12 dan 26 hari serta EMA 50 dari 200 hari. Setiap jenis exponential moving average dalam cryptocurrency ini akan memiliki fungsi yang berbeda, sehingga Anda perlu mengetahuinya secara jelas.

Jika EMA 12 dan 26 hari akan digunakan untuk membuat indikator seperti MACD dan osilator harga persentase yang akurat, untuk EMA 50 dan 200 hari akan lebih berperan sebagai sinyal tren yang berjangka panjang. Dalam hal ini, ketika harga aset melalui moving average 200 hari, hal ini dapat digambarkan sebagai indikator teknikal. Jadi, pembalikan pada proses transaksi tersebut telah berhasil dilakukan.

 

Cara menggunakan exponential moving average dalam cryptocurrency dengan baik dan benar

 

Informasi lainnya yang perlu Anda ketahui mengenai indikator moving average yang satu ini adalah cara menggunakannya dengan baik dan benar. Sebab, tidak semua trader dapat mengetahui caranya dengan baik dan benar, sehingga di sini kami akan membantu para trader untuk mengetahuinya secara lebih mudah.

Tak perlu membahas lain halnya lagi, berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para trader ketika hendak menggunakan exponential moving average dalam aktivitas trading cryptocurrency, yaitu:

· Arahkan dan filter tren pasar yang sedang berlangsung. Dalam hal ini, untuk menggunakan exponential moving average yang cepat, seorang trader harus bisa tetap berada pada sisi kanan pasar dan menyaring suatu perdagangan ke arah yang salah. Dengan begitu, perbedaan yang cukup besar sudah bisa dilihat dalam proses perdagangan tersebut.

· Dukungan dan resistensi, serta menghentikan penempatan di dalamnya. Nantinya, aktivitas ini bisa dibantu dengan moving average yang dapat mendukung aktivitas trading serta menghentikan penempatan yang berlaku di dalamnya.

· Bollinger Bands dan akhir dari suatu tren pasar. Dalam hal ini, yang dimaksud dengan Bollinger Bands adalah indikator teknis yang didasari oleh moving average. Nantinya, di tengah Bollinger Bands Anda bisa menemukan moving average 20 periode, dan pita luar itu bisa digunakan untuk mengukur volatilitas harga dari suatu aset tertentu.

 

Tertarik untuk mempelajari exponential moving average dalam cryptocurrency secara lebih jauh lagi? Maka Anda bisa mengikuti kelas profesional yang ada di crypstocks.co.id. Dalam hal ini, berikut adalah beberapa jenis kelas yang disediakan oleh perusahaan tersebut, yaitu:

· Private Group

· Advance Class A

· Intermediate Class B

· Beginner Class C

 

Jika ingin mengetahui informasi selengkapnya terlebih dahulu dapat menghubungi admin di nomor Whatsapp +6282261100707.


Share on:


Add Comment

Chat Here!