5 Trade Cryptocurrency Online Agar Cuan

Admin
22 Agustus 2022
Artikel | 58 0

5 Trade Cryptocurrency Online Agar Cuan | Crypstocks
5 Trade Cryptocurrency Online Agar Cuan

Secara umum, strategi investasi kripto terbagi menjadi dua yaitu investasi jangka panjang dan trading aktif. Trade cryptocurrency online lebih banyak diminati dari pada investasi jangka panjang terutama bagi trader yang ingin cepat cuan. Dibanding pasar saham, forex, dan komoditas lainnya, crypto market paling susah diprediksi.

Investasi jangka panjang pun tidak selalu untung. Contohnya, dalam 1 tahun terakhir, harga Bitcoin sebagai mata uang kripto paling populer turun sebanyak 46,09%. Walaupun sejak bulan Juni harganya merangkak naik, kita tidak tahu apakah kenaikan ini akan bertahan jangka panjang.

Contoh lain adalah Terra (LUNA). Koin milik Do Kwon ini pernah ramai diperbincangkan beberapa waktu lalu karena harganya nyaris ambrol 100% hanya dalam waktu 24 jam dan harganya tak pernah naik lagi. Koin tersebut bahkan sudah dihapus (delisting) dari berbagai exchange. Bayangkan jika tahun lalu kamu membeli koin ini dengan niat investasi jangka panjang. Berapa kerugian yang harus ditanggung? Karena investasi kripto jangka panjang tidak selalu jaminan untung, orang mulai melirik trading jangka pendek.

Walaupun pasar kripto memiliki volatilitas, banyak trader justru merasa trade cryptocurrency online lebih aman. Pasalnya, dalam jangka panjang nilai suatu mata uang kripto belum tentu naik secara signifikan. Bahkan melihat kasus LUNA di atas, kejadian luar biasa yang mengakibatkan jatuhnya nilai kripto bisa terjadi sewaktu-waktu. Namun demikian, trade crypto currency online tetap beresiko dan tantangannya juga banyak.

 

Tips Sukses Trade Cryptocurrency Online

Jual beli kripto butuh persiapan dan perencanaan matang. Jika hanya asal-asalan, bisa jadi kamu malah akan lebih banyak merugi. Ingin segera trade cryptocurrency online? Simak dulu tips berikut ini agar peluang cuan semakin besar.

1. Pilih Broker yang Tepat

Kamu membutuhkan broker atau perantara untuk jual beli komoditas kripto. Ada banyak exchange atau broker yang memperdagangkan aset kripto di dunia. Setiap broker tentu memiliki plus minus masing-masing. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan antara lain keamanan, biaya, kecepatan, dan kemudahan transaksi.

Di Indonesia sendiri, ada belasan exchange yang dilindungi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Contohnya adalah Zipmex, Indodax, Pintu, dan masih banyak lagi. Selain broker lokal tersebut, ada broker luar negeri seperti Coinbase, Crypto.com, Gemini, Uphold, dan lain-lain.

Pemula yang ingin main aman bisa mulai trade cryptocurrency online melalui broker lokal karena sudah diregulasi secara legal oleh Bappebti. Hal ini memungkinkan pemerintah untuk bisa turun tangan langsung jika ada masalah terkait keamanan investasi. Berbeda dengan broker luar negeri, pemerintah tidak bisa melakukan intervensi apapun.

Saat ini banyak broker kripto abal-abal di internet yang melakukan praktik penipuan atau scam. Banyak trader dan investor pemula yang terjebak dan kehilangan dana yang telah dideposit. Itulah sebabnya, kamu harus berhati-hati memilih aplikasi atau platform broker untuk trade cryptocurrency online. Jika menggunakan broker asing, kamu harus tetap memeriksa regulasi dan legalitasnya. Selain itu, pelajari profil perusahaan broker yang kamu gunakan.

Sebagai trader, kamu juga harus rajin cek ulasan para trader senior atau join grup forum kripto di sosial media. Jangan tergiur profit tinggi dan penawaran yang pasti cuan. Tidak ada broker berizin yang menjanjikan presentase keuntungan pasti atau fix income setiap bulannya.

Pemerintah sebenarnya sudah memblokir beberapa situs trade cryptocurrency online dan aplikasi broker tidak jelas melalui Satgas Waspada Investasi (SWI) yang didukung olek Kominfo. Walaupun begitu, kesadaran masyarakat Indonesia belum cukup tinggi kareba gampang tergiur dengan keuntungan instan dan besar yang dijanjikan.

Selain memperhatikan faktor keamanan, pilih broker sesuai kebutuhan. Saat ini banyak investor dan trader yang lebih memilih broker luar negeri karena fasilitasnya lebih lengkap.  Fitur-fitur yang diatawarkan antara lain staking, hot wallet, cold wallet, dan lain-lain. Selain itu setiap broker menawarkan jenis mata uang berbeda-beda. Pilih broker sesuai kebutuhan investasimu.

 

2. Pilih Aset Kripto yang Tepat

Bitcoin yang dirilis tahun 2009 menjadi koin digital pertama di dunia yang sukses. Siapa sangka sekarang sudah ada ribuan mata uang kripto yang beredar. Banyaknya pilihan kripto kerap kali membuat trader pemula bingung menentukan aset kripto mana untuk diperjualbelikan.

Pilih kripto bereputasi bagus. Cara paling gampang mengetahui reputasi suatu kripto adalah dengan melihat apakah koin kripto tersebut listing di banyak exchange atau tidak. Mata uang kripto yang listing di exchange lokal teregulasi bappebti sudah mengalami seleksi sehingga hanya koin-koin populer saja yang diperdagangkan.

Tetapi kalau kamu menggunakan exchange luar negeri dan tertarik membeli kripto yang terdengar asing, pastikan kamu melakukan riset terhadap kripto tersebut mulai dari jumlah suplai, volume perdagangan, dan analisis lainnya.

Analisis teknikal aset kripto berbeda dengan analisis fundamental saham. Ada beberapa faktor yang merupakan bagian analisis fundamental mata uang kripto. Pertama, nilai suatu kripto bisa dilihat dari market cap atau kapitalisasi pasar. Pilih aset kripto dengan kapitalisasi besar (large cap) karena dianggap memiliki risiko investasi paling kecil. Termasuk kategori ini adalah BTC, ETH, XRP, BNB, dan kripto lain dengan nilai market cap lebih dari 10 miliar dolar AS.

Poin kedua untuk diperhatikan adalah supplynya. Suplai berhubungan dengan permintaan dan penawaran. Harga kripto akan semakin tinggi saat permintaan besar tetapi penawarannya sedikit karena proses burn token. Hal ini terjadi karena minat beli menjadi tinggi.

Trading volume selama 24 jam terakhir adalah faktor selanjutnya untuk dianalisis. Harga rendah dengan volume yang rendah pula termasuk kondisi yang perlu diwaspadai. Sementara itu, penurunan harga dengan volume yan cukup besar mungkin mendandakan bahwa koin akan masuk ke kondisi bearish.

Selain itu, analisis teknikal aset kripto berkaitan dengan garis tren atau arah yang dituju sebuah token baik tren naik maupun turun. Jangan lupa untuk menganalisis dari segi fundamental.  Aspek terkait analisis fundamental aset kripto meliputi teknologi, model ekononi, roadmap, tim dibalik proyek kripto, dan masalah apa yang dipecahkannya. Informasi ini biasanya terdapat dalam whitepaper proyek kripto.

 

3. Sesuaikan dengan Profil Risiko

Di tengah tren trade cryptocurrency online yang semakin marak, keinginan untuk mengikutinya pun tak terbendung. Banyak orang memutuskan trading kripto hanya karena FOMO (Fear of Missing out) atau takut ketinggalan tren. Karena hanya karena ikut-ikutan tanpa disertai pengetahuan yang cukup tentang cara trade cryptocurrency online ditambah tidak paham profil risiko, mereka pun akhirnya rugi.

Profil risiko merupakan indikator seseorang untuk dapat menerima suatu risiko saat melakukan trade cryptocurrency online. Penting bagi trader maupun investor terutama pemula untuk memahami profil risiko masing-masing. Hal ini akan membantu menentukan instrumen investasi yang sesuai sehingga bisa melakukan trade cryptocurrency online dengan nyaman.

Perlu dicatat bahwa trading kripto cocok bagi orang dengan profil risiko menengah hingga  tinggi. Hal ini karena naik turun nilai mata uang kripto itu sangat cepat. Kalau kamu mempunyai profil risiko konservatif, sebaiknya pilih alternatif investasi lainnya yang cenderung aman dan minim risiko.

Selain itu, jangan habiskan seluruh isi dompet untuk trade cryptocurrency online. Sekali lagi, sesuaikan dengan profil risiko termasuk kesiapan mentalmu jika ternyata harga kripto jatuh dan kamu merugi. Untuk profil risiko rendah, disarankan untuk membeli stalecoins seperti Thether atau USD coin yang nilainya dipatok ke nilai dolar AS sehingga volatilitasnya rendah.

 

4. Pelajari Strategi Trade Cryptocurrency Online

Secara umum ada 4 strategi atau gaya trade cryptocurrency online yaitu trading harian, scalping, position trading, dan swing trading. Menentukan teknik trading sesuai kondisi dan kebutuhan cukup penting untuk membantu lebih fokus saat trading. Day trading adalah teknik perdagangan kripto dengan memanfaatkan volatilitas harga yang berubah dalam hitungan jam. Teknik ini cocok bagi trader yang punya waktu luang untuk mengamati pasar. Namun tingkat risikonya besar sehingga lebih direkomendasikan bagi trader berpengalaman.

Strategi kedua dalah scalping. Jika trader harian keluar masuk pasar dalam hitungan jam per hari, scalper dapat melakukan trading dalam hitungan menit. Dengan kata lain scalping lebih intens dari day trading. Prinsipnya adalah mengumpulkan keuntungan sedikit demi sedikit tetapi sering sehingga di akhir hari perdagangan akan mendapat keuntungan signifikan.

Gaya trading berikutnya adalah swing trading. Teknik ini mirip dengan day trading namun dilakukan dalam jangka waktu lebih lama. Sementara itu, position trading adalah teknik trading dengan cara hold aset kripto dalam periode waktu tertentu yang telah ditentukan, baik jangka pendek maupun panjang. Nah, kira-kira mana gaya trade cryptocurrency online yang paling pas buatmu?

 

5. Diversifikasi Aset Kripto

Salah satu cara menghindari kerugian besar ketika melalukan trade cryptocurrency online adalah dengan diversifikasi aset kripto atau membeli beberapa aset kripto yang berbeda. Masih banyak orang yang hanya membeli satu aset kripto populer, misalnya Bitcoin. Jika kamu hanya punya Bitcoin dan harga sedang turun, kamu akan mengalami kerugian.

Saat Bitcoin turun, mungkin ada aset kripto lain yang harganya sedang melejit. Di sinilah pentingnya diversifikasi aset kripto. Jatuhnya satu aset kripto bisa diimbangi dengan naiknya kripto lain. Sebaiknya variasikan jenis koin yang memiliki cara kerja berbeda untuk trade cryptocurrency online. Misalnya kamu bisa memilih masing-masing satu dari jenis altcoin, stablecoin, dan memecoin.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa memulai trade cryptocurrency online itu tidak mudah. Selain aset kripto sendiri adalah aset yang berisiko, dunia kripto cukup sulit dimengerti terutama oleh masyarakat awan. Investasi dan perdagangan kripto sendiri baru satu dekade berjalan, berbeda dengan jual beli saham yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Karena itu, banyak ilmu dan strategi yang harus dipelajari agar sukses mencoba trade cryptocurrency online.  

Tidak ada kepastian dalam perdagangan kripto. Tetapi, membekali diri dengan pengetahuan dan info terupdate tentang cara trade cryptocurrency online akan sangat berguna untuk mengurangi risiko kegagalan trading dan memperbesar peluang profit to the moon.

Cryptostocks membuka kelas belajar trade cryptocurrency online di mana kamu bisa menggali informasi dan pengetahuan tentang cryptocurrency. Ada 3 pilihan kelas yang bisa kampu pilih yaitu Beginner, Intermediate, dan Advance. Info lebih detail tentang kelas-kelas tersebut bisa dilihat di https://crypstocks.co.id/.

Jika ingin mengetahui informasi selengkapnya terlebih dahulu dapat menghubungi admin di nomor Whatsapp +6282261100707.

Baca juga: Kelas online Kripto Agar Cuan 


Share on:


Add Comment

Chat Here!